Friday, March 18, 2011

Tsunami dan Gempa Jepang 2011


Tsunami Jepang yang disebabkan oleh gempa 8,9 skala Richter di luar dugaan JMA (Japan Meteorological Agency). Ada beberapa lempeng yang bergerak di dekat daerah Miyagi.

Menurut data yang tercatat pada US Geological Survey, besarnya gempa 7,4 SR. terjadi pada pukul 03.19 waktu setempat. Pusat gempa berada di 153 kilometer sebelah timur wilayah Chichi-shima, yang terletak di wilayah terpencil di Pulau Bonin, Jepang. Menurut USGS, gempa ini diikuti oleh dua gempa susulan sebesar 5,6 SR pada 20 menit kemudian. Kedalamannya hanya sekitar 10 kilometer. Diketahui bahwa sekitar 20 persen gempa bumi paling kuat di dunia selalu melanda Jepang. Wilayah Jepang disebut berada di wilayah 'Cincin Api' di sekitar Samudera Pasifik.

Dua jam setelah gempa melanda, PM Naoto Kan menggelar jumpa pers dan mengumumkan task force khusus dengan dia sebagai ketuanya
Tsunami  (bahasa Jepang = 津波; tsu = pelabuhan, nami = gelombang,  secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya
 
Hanya ada beberapa bahasa lokal yang memiliki arti yang sama dengan gelombang merusak ini. Aazhi Peralai dalam Bahasa Tamil, ië beuna atau alôn buluëk (menurut dialek) dalam Bahasa Aceh adalah contohnya. Sebagai catatan, dalam bahasa Tagalog versi Austronesia, bahasa utama di Filipina, alon berarti "gelombang". Di Pulau Simeulue, daerah pesisir barat Sumatra, Indonesia, dalam Bahasa Defayan, smong berarti tsunami. Sementara dalam Bahasa Sigulai, emong berarti tsunami.
 
 
Gempa yang menyebabkan tsunami :
  • Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 - 30 km)
  • Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 Skala Richter
  • Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
 

Sejarah Tsunami yang pernah terjadi di Dunia 
  • 1 November 1755 - Tsunami menghancurkan Lisboa, ibu kota Portugal, dan menelan 60.000 korban jiwa.  
  • 1883 - Pada tanggal 26 Agustus, letusan gunung Krakatau dan tsunami menewaskan lebih dari 36.000 jiwa. 
  • 2004 - Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa besar yang menimbulkan tsunami menelan korban jiwa lebih dari 250.000 di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Afrika. Ketinggian tsunami 35 m. 
  • 2006 - 17 Juli, Gempa yang menyebabkan tsunami terjadi di selatan pulau Jawa, Indonesia, dan setinggi maksimum ditemukan 21 meter di Pulau Nusakambangan. Memakan korban jiwa lebih dari 500 orang. Dan berasal dari selatan kota Ciamis. 
  • 2007 - 12 September, Bengkulu, Memakan korban jiwa 3 orang. Ketinggian tsunami 3-4 m. 
  • 2010 - 27 Februari, Santiago, Chili. 
  • 2010 - 26 Oktober, Kepulauan Mentawai, Indonesia. 
  • 2011 - 11 Maret, Jepang.

No comments:

Post a Comment

Sebarkan ke Facebook

Google Followers

Seputar Teknologi Konstruksi

TOP RANK

  • Inhibitor - *Inhibitor* merupakan zat yang menghambat atau menurunkan laju reaksi kimia. Sifat inhibitor berlawanan dengan katalis, yang mempercepat laju reaksi. *Inh...
    4 years ago